Kebebasan Untuk Anak Anak
Seiring anak beranjak dewasa, mereka mulai menginginkan privasi sendiri. Selain sibuk dengan aktivitas di sekolah, anak juga perlu bersosialisasi bersama teman-temannya. Ketika anak masih kecil, orang tua dengan mudah memantau aktivitasnya. Namun ketika beranjak remaja, orang tua sering kesulitan memantau “kesibukan” mereka. Bahkan, sering kali rencana ideal orang tua terhadap anak terancam berantakan karena bentrok dengan keinginan anak. Saat hal ini terjadi, bagaimana sebaiknya orang tua memberi kebebasan pada anak? Menginjak usia Sekolah Menengah Pertama (SMP), yaitu usia 12-13 tahun, anak mulai memasuki fase remaja. Fase inilah anak mulai merasa membutuhkan privasi, tidak lagi menceritakan hari-harinya di sekolah maupun saat bersama teman-temannya. Bahkan, bisa jadi mereka marah ketika orang tua bertanya tentang kegiatan mereka. Kalau sudah begini, biasanya orang tua yang ingin tahu terpancing untuk memata-matai anak di media sosial anak atau mengintip gawai anak.Sebuah survei yang...